Api Mereda, Satgas Karhutla TNBTS Tak Hentikan Penyisiran dan Pendinginan

 


PROBOLINGGO – Perkembangan penanganan Karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus menunjukkan progres. Minggu (16/8/2026), Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., bersama Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, BNPB, BPBD dan petugas TNBTS mendampingi tim lapangan utusan khusus Presiden bidang pariwisata meninjau langsung kondisi kawasan terdampak.


Peninjauan dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi bekas kebakaran untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan optimal. Meski kondisi kawasan secara umum mulai kondusif, sejumlah titik masih menjadi perhatian karena potensi bara dapat kembali menyala, terutama pada medan berkontur tinggi dan sulit dijangkau.


Danrem menegaskan penanganan tidak boleh berhenti hanya karena kondisi api telah mereda. Penyisiran, pendinginan dan pemantauan harus terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang berkembang menjadi titik api baru. Hingga saat ini, kawasan TNBTS yang terdampak Karhutla di wilayah Pasuruan tercatat sekitar 1.120,3 hektare.


Penanganan terus dilakukan secara terpadu melalui sinergi TNI, Polri, BNPB, BPBD, petugas TNBTS, relawan dan unsur terkait lainnya. Setiap perkembangan di lapangan dipantau dan dikoordinasikan untuk memastikan kawasan benar-benar aman sekaligus mendukung pemulihan kawasan konservasi dan destinasi wisata TNBTS.


Kondisi makin kondusif, kewaspadaan tetap maksimal. Danrem 083/Baladhika Jaya selaku Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj memastikan Satgas terus bergerak sampai tidak ada lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. TNBTS harus aman, alam harus lestari, dan masyarakat harus terlindungi. :::

LihatTutupKomentar