Pdt. Petrus Bonyadone Serukan Penyampaian Aspirasi Secara Damai dan Bermartabat

  


Jayapura – Tokoh agama Papua, Pdt. Petrus Bonyadone, mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Jayapura, untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian menjelang rencana penyampaian aspirasi yang akan dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026.


Menurutnya, Kota Jayapura merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat yang harus dijaga agar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Karena itu, setiap warga diharapkan dapat menghormati hak masyarakat lain untuk beraktivitas serta mengedepankan sikap saling menghargai dalam menyampaikan pendapat.


"Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk bersama-sama menjaga kota ini tetap aman, damai, dan tertib. Mari kita menghargai saudara-saudara kita yang sedang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga semua kegiatan dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya gangguan," ujar Pdt. Petrus Bonyadone.


Ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu, masyarakat, khususnya para pemuda dan mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi, diharapkan tetap menjaga norma, etika, dan ketertiban umum.


"Kepada adik-adik yang akan menyampaikan aspirasi pada tanggal 3 Agustus, saya mengimbau agar tetap menjaga sikap yang santun, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari tindakan yang mengarah pada anarkisme. Sampaikanlah aspirasi dengan damai dan bermartabat, sehingga tujuan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan kerugian bagi masyarakat," katanya.


Pdt. Petrus juga menegaskan bahwa aksi yang berujung pada perusakan fasilitas umum maupun mengganggu aktivitas masyarakat hanya akan merugikan semua pihak dan mencederai semangat persaudaraan yang selama ini telah terbangun di Kota Jayapura.


"Jangan sampai aksi yang dilakukan justru mengakibatkan kerusakan fasilitas, menghambat aktivitas masyarakat, atau menimbulkan keresahan. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Kota Jayapura sebagai kota yang aman, damai, dan tertib," tegasnya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta seluruh komponen masyarakat untuk terus menjadi penyejuk di tengah kehidupan sosial dengan memberikan teladan dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.


Di akhir pesannya, Pdt. Petrus Bonyadone berharap seluruh masyarakat dapat menjaga persaudaraan dan menjadikan momentum penyampaian aspirasi sebagai wujud kedewasaan dalam berdemokrasi.


"Mari kita jaga hati, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga Kota Jayapura tetap menjadi kota yang aman, damai, dan penuh kasih. Kiranya Tuhan senantiasa menolong dan menjaga kita semua dalam setiap langkah kehidupan kita," tutupnya.

LihatTutupKomentar